Leave Your Message

Tindakan pencegahan berikut saat menggunakan pemanas industri

Tanggal 29-08-2024

1. Untuk mencegah kebakaran atau ledakan, gunakan solar atau minyak tanah. Jangan gunakan bensin, nafta, tiner cat, alkohol, atau bahan bakar lain yang sangat mudah terbakar. 2. Personel pengisian bahan bakar dan pengisian ulang bahan bakar harus memahami petunjuk pabrik pembuat dan peraturan terkait untuk pengisian bahan bakar pemanas yang aman. 1. Gunakan solar atau minyak tanah hanya yang ditentukan untuk pemanas. 2. Tambahkan bahan bakar hanya setelah semua indikator api padam dan pemanas telah dingin. 3. Saat mengisi bahan bakar, periksa apakah ada kebocoran pada pipa oli dan sambungan antara pipa oli. Semua kebocoran harus diperbaiki sebelum mengoperasikan pemanas. 4. Cadangan bahan bakar di gedung dekat pemanas tidak boleh melebihi penggunaan bahan bakar pemanas dalam satu hari. Cadangan bahan bakar yang besar harus ditempatkan di luar gedung. 5. Semua lokasi penyimpanan bahan bakar harus berjarak setidaknya 1 meter dari pemanas, penyembur api, peralatan las, dan sumber api serupa (kecuali lokasi penyimpanan bahan bakar dengan pemanas). 6. Penyimpanan bahan bakar harus dibatasi sebisa mungkin untuk mencegah penetrasi bahan bakar atau medan. Daerah rendah adalah daerah yang tidak terang. 7. Penyimpanan bahan bakar harus mematuhi peraturan resmi. 3. Jangan gunakan pemanas di tempat yang terdapat bensin, tiner cat, atau gas yang sangat mudah terbakar lainnya. Saat menggunakan pemanas, harap ikuti buku petunjuk. 4. Saat menggunakan pemanas di dekat terpal, kanvas, dan bahan serupa, pemanas harus ditempatkan pada jarak yang aman dari bahan-bahan ini. Jarak aman minimum yang disarankan adalah 500 cm. Lebih lanjut disarankan agar bahan-bahan ini sebaiknya tahan api. Bahan-bahan ini harus diikat dengan aman untuk mencegahnya terbakar karena kekuatan angin atau mengganggu pengoperasian pemanas. 5. Gunakan pemanas di area yang berventilasi baik. Sebelum menggunakan pemanas, sediakan setidaknya 2,8 meter persegi lubang ventilasi per 30kw (100.000Btu/Jam). 6. Gunakan pemanas di tempat yang tidak ada gas yang mudah terbakar atau di tempat yang banyak debu. 7. Ini hanya dapat digunakan di bawah tegangan dan frekuensi yang ditentukan pada pelat nama. Bahasa Indonesia: Untuk menjaga voltase tetap stabil, gunakan hanya steker yang diarde. 9. Jarak aman minimum dari barang yang mudah terbakar: Keluar: 250 cm di kedua sisi, atas dan belakang: 125 cm 10. Jika pemanas memiliki sisa panas atau sedang menyala, pemanas harus diletakkan di tempat yang datar dan datar, jika tidak dapat terjadi kebakaran. 11. Saat memindahkan atau menyimpan pemanas, harap jaga pemanas dalam posisi horizontal, jika tidak bahan bakar akan tumpah. Anak-anak dan hewan harus dijauhkan dari pemanas. 12. Cabut steker pemanas saat tidak digunakan. 13. Jika digunakan bersama dengan pengatur suhu, pemanas dapat dinyalakan kapan saja. 14. Pemanas tidak boleh digunakan di ruang keluarga atau ruang tidur.
15. Saluran masuk udara (belakang) dan saluran keluar udara (depan) pemanas tidak boleh terhalang. 16. Jangan memindahkan, menyentuh, mengisi ulang bahan bakar, atau memperbaiki pemanas yang panas, sedang beroperasi, atau beraliran listrik. 17. Jangan menyambungkan pipa ke bagian depan atau belakang pemanas. Filter dan Nozel Tersumbat Dalam cuaca yang sangat dingin, tambahkan antibeku tidak beracun ke bahan bakar. CATATAN: Gunakan hanya wadah bahan bakar diesel dan pastikan wadah penyimpanan bersih. Benda asing seperti karat, kotoran, atau air dapat menyebabkan sistem kontrol api mematikan pemanas. Jika ada benda asing, bahan bakar harus dibersihkan